- Menentukan waktu tanam setiap musim (MH, MK-1 dan MK-2).
- Menentukan pola tanam, rotasi tanam dan rekomendasi teknologi pada skala kecamatan.
- Menduga potensi luas tanam untuk mendukung sistem perencanaan tanam dan produksi tanaman pangan.
- Mengurangi resiko penurunan dan kegagalan produksi serta kerugian petani akibat banjir, kekeringan dan serangan OPT. Sistem Informasi Kalender
Tanam Terpadu disusun secara sederhana agar mudah dipahami oleh pemangku kepentingan, penyuluh, dan kelompok tani dalam mengatur kalender dan pola tanam sesuai dengan kondisi iklim.
Terakhir diubah tanggal 30-07-2013 jam 10:21
Kembali
